Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PT Bank Aceh Syariah Bireuen Adakan Seminar UMKM Peternakan

Rabu, 11 Maret 2020 | 11.07 WIB Last Updated 2020-03-11T04:07:50Z
Acehvoice.com | Bireuen - PT Bank Aceh Syariah (BAS) Cabang Bireuen menggelar kegiatan seminar dan pelatihan UMKM pemanfaatan limbah ternak Domba/Kambing bagi 100 peserta terdiri dari perwakilan setiap kecamatan lingkup kabupaten Bireuen yang berlangsung di Aula Kantor PT. Bank Aceh setempat pada Selasa, (10/03/2020).

Kegiatan pelatihan UMKM tersebut dibuka Oleh Plt.Bupati Bireuen DR. H. Muzakkar A Gani, SH., M.M., diwakili Asisten III setdakab Bireuen Dailami, S.Hut, Pemimpin PT. Bank Aceh Syariah kantor cabang Bireuen Said Zainal Arifin serta Pimpinan Mery Sheep Farm Aceh Maryani, A.Md.

Pemimpin PT. Bank Aceh Syariah kantor cabang Bireuen Said Zainal Arifin dalam siaran tertulisnya kepada media ini menyampaikan, Pelatihan UMKM itu bertujuan menselaraskan pengetahuan para petani ternak terkait pengelolaan kandang sehingga dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan hewan ternak.

Dikatakannya, memproduksi kontaminan yang dihasilkan dari limbah ternak melalui pengelolaan limbah yang tepat dan sesuai dengan kondisi areal peternakan dapat menghasilkan materi baru dari limbah ternak (feses) hingga memiliki nilai ekonomis sebagai suatu sumber pendapatan lain yang dapat membantu untuk menutupi biaya-biaya operasional perternakan.

"Selaku penyelenggara, PT BAS Cabang Bireuen menghadirkan beberapa nara sumber, yakni Dr. Ir. Dzarniza Araby, M.Si., Dosen Fakultas Peternakan Universitas Syiah Kuala sekaligus Ketua Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Aceh, Rahmat Kartolo,S.Pt., M.Pt., Pakar Pupuk Organik dan Mr. Mhd. Nor Ashraf bin Abu Bakar, CEO Aliyah Rizq Farm, Singapura yang merupakan seorang praktisi peternakan terkenal di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah," lanjut Said Zainal Arifin.

Dalam bimbingannya, Dr. Ir. Dzarniza Araby, M.Si, menginformasikan perihal standarisai pengelolaan kandang ternak skala kecil serta teknik menjaga kebersihan kandang demi mereduksi limbah ternak agar tidak terkontaminasi.

Sementara Mr. Mhd. Nor Ashraf bin Abu Bakar, memberikan ilmu kepada peserta mengenai standardisasi pakan, kandang, kesehatan hingga ukuran berat ternak yang dapat dijadikan komoditas ekspor ke luar negeri.

Selanjutnya, pakar pupuk organik Rahmat Kartolo,S.Pt., M.Pt., pada kesempatannya mempresentasikan kepada peserta tentang materi-materi baru yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk kompos atau sebagai habitat tumbuh tanaman maupun sebagai biogas, sehingga bisa bernilai ekonomis dan memberi nilai tambah pundi-pundi rupiah petani ternak.[Y]
×
Berita Terbaru Update