Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

SMAN 1 Peulimbang, Adakan Seminar Pendidikan

Kamis, 06 Februari 2020 | 18.40 WIB Last Updated 2020-02-08T17:05:58Z

Acehvoice.com | Bireuen - Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen bekerja sama dengan UPTD Disdikpora Kecamatan Jeunib dan SMAN 1 Peulimbang mengadakan seminar pendidikan dengan tema "Komunikasi Interpersonal dalam Peningkatan Prestasi Belajar Siswa", di aula SMAN 1 Peulimbang, Kamis (06/02/2020).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber, Dr. Fauzi Abubakar, M.Kom.I, dosen Pasca Sarjana Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKI, yang dipandu oleh Kepala UPT Disdikpora Kec. Jeunieb, Kamaruddin, S.Pd., M.M.

Seminar ini sangat dibutuhkan untuk memberikan wawasan kepada guru dan siswa serta bagaimana cara berkomunikasi yang baik sehingga mutu pendidikan bisa tercapai dengan baik, ujar kepala sekolah, Hasan Basri, S.Pd, di hadapan 150 Siswa dan para guru.

Dr. Fauzi, dalam paparannya mengatakan bahwa dengan kondisi pendidikan saat ini dibutuhkan komunikasi interpersonal yang efektif sehingga proses belajar mengajar dalam kelas bisa berjalan dengan baik, guru diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik sehingga materi pelajaran bisa dengan mudah diserap oleh siswa maupun siswi.

Setiap kegiatan yang dilakukan siswa akan menghasilkan suatu perubahan dalam dirinya, baik ranah kognitif, afektif ataupun psikomotor. Hasil belajar siswa diukur berdasarkan perbedaan tingkah laku sebelum dan sesudah belajar dilakukan, tambah Fauzi.

Oleh karenanya, salah satu indikator terjadi perubahan dalam diri siswa dapat dilihat melalui nilai yang diperoleh siswa pada akhir semester. Prestasi yang dicapai seorang siswa merupakan hasil interaksi antara berbagai faktor yang mempengaruhi, baik dalam diri siswa maupun luar diri siswa.

Salah satu faktor mempengaruhi prestasi siswa adalah adanya komunikasi interpersonal antara guru dan siswanya. Prestasi siswa, dapat diraih karena adanya peran dari seorang guru.

Para siswa akan sulit untuk mencapai prestasi apabila tidak adanya guru yang membina, mengajar serta meningkatkan kemampuan siswa tersebut.

Kamaruddin dalam paparannya menambahkan Efektifitas Komunikasi Interpersonal Efektifitas komunikasi interpersonal dapat dilihat dari perspektif humanistic, seperti disebut oleh De Vito, yaitu dengan karakteristik-karakteristik Keterbukaan (opennes), Empati (emphaty) 3. Perilaku positif (positiveness).

Lanjut Kamaruddin, Guru Pembimbing Akademis Pendidik atau guru merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan bimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik di perguruan tinggi.

Hal tersebut tidak dapat disangkal karena lembaga pendidikan formal adalah dunia kehidupan guru. Sebagian besar waktu guru adalah di sekolah, sisanya ada dirumah dan di masyarakat. Maka guru harus banyak berperan. Beberapa peran guru yaitu: guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pelatih, penasehat, pembaharuan (innovator), model dan teladan, pribadi, peneliti, pendorong kreativitas, pembangkit pandangan, pekerja rutin, pembawa cerita, aktor, emansipator, evaluator, pengawet dan sebagai kulminator. Tutup Kamaruddin. [F]
×
Berita Terbaru Update