Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KEMENRISTEK Resmikan Mesin Fraksinasi Nilam di Unsyiah, ini Harapannya

Jumat, 28 Februari 2020 | 21.55 WIB Last Updated 2020-02-28T14:55:19Z

Acehvoice.com | Banda Aceh - Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia,Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D, meresmikan langsung mesin fraksinasi nilam di Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala yang merupakan bantuan dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jumat (28/02/2020).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng selaku Rektor Universitas Syiah Kuala, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan seluruh civitas akademika lingkungan Universitas Syiah Kuala.

"Alat ini merubah minyak mentah menjadi minyak yg sudah diproses dan memberikan apresiasi sebesar besarnya untuk Unsyiah yang tiada hentinya memperhatikan inovasi utk meningkatkan nilai tambah minyak nilam", ujar Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Bambang.
"Tentunya ini bukan hanya untuk civitas akademika Unsyiah, tapi kegunaan mesin ini tentunya juga untuk masyarakat Aceh dan petani nilam itu sendiri".

Menurut Bambang, "Fakta bahwa tanaman sederhana menjadi komoditas yg begitu berharga merupakan berkat dari inovasi dari para peneliti yg tentunya bermanfaat bagi rakyat Aceh".
"Harapannya semua nilam di Aceh bisa dinilai tambahkan, dan petaninya bisa makin sejahtera", tambah beliau.

Selanjutnya beliau berharap "Agar Unsyiah dan BPPT juga bisa pekerjasama dengan pengusaha kosmetik yang nantinya berbahan dasar nilam dari Aceh ini", tutup Bambang.

Sementara Dr. Syaifullah Muhammad selaku ketua Atsiri Research Center dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa "Mesin fraksinasi untuk nilam selama ini hanya ada di Singapore. Dengan mesin ini kita bisa memproduksi minyak nilai 24 ton pertahun, setara dengan 12 juta botol parfum. Omset uangnya ialah 1,8 Triliun, alhamdulillah akhirnya ada di Unsyiah berkat perjuangan kita bersama".[]

×
Berita Terbaru Update